1.
JENIS CERPEN BERDASARKAN JUMLAH KATANYA
Berdasarkan jumlah katanya, cerpen dipatok sebagai karya sastra
berbentuk
prosa fiksi
dengan jumlah kata berkisar antara 750-10.000 kata. Berdasarkan jumlah katanya,
cerpen dapat dibedakan menjadi 3 tipe, yakni:
1.
Cerpen mini (flash), cerpen dengan jumlah kata antara 750-1.000 buah.
2.
Cerpen yang ideal, cerpen dengan jumlah kata antara 3.000-4000 buah.
3.
Cerpen panjang, cerpen yang jumlah katanya mencapai angka 10.000 buah.
2.
JENIS CERPEN BERDASARKAN TEKHNIK MENGARANGNYA
1.
Cerpen sempurna (well made short-story), cerpen yang terfokus pada satu tema
dengan plot yang sangat jelas, dan ending yang mudah dipahami. Cerpen jenis ini
pada umumnya bersifat konvensional dan berdasar pada realitas (fakta). Cerpen
jenis ini biasanya enak dibaca dan mudah dipahami isinya. Pembaca awam bisa
membacanya dalam tempo kurang dari satu jam
2.
Cerpen tak utuh (slice of life short-story), cerpen yang tidak terfokus pada
satu tema (temanya terpencar-pencar), plot (alurnya) tidak terstruktur, dan
kadang-kadang dibuat mengambang oleh cerpenisnya. Cerpen jenis ini pada umumnya
bersifat kontemporer, dan ditulis berdasarkan ide-ide atau gagasan-gagasan yang
orisinal, sehingga lajim disebut sebagai cerpen ide (cerpen gagasan). Cerpen
jenis ini sulit sekali dipahami oleh para pembaca awam sastra, harus dibaca
berulang kali baru dapat dipahami sebagaimana mestinya. Para pembaca awam
sastra menyebutnya cerpen kental atau cerpen berat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar